zmedia

Mawa Minta Anak Rp30 Juta, Insanul Fahmi Belum Sepakat Nafkah, Ada Alasan Khusus

Ringkasan Berita:
  • Dalam permohonan yang diajukan, Mawa mengajukan beberapa tuntutan berupa nafkah iddah senilai Rp100 juta, nafkah mut’ah berupa emas seberat 45 gram, serta nafkah anak sebesar Rp30 juta per bulan.
  • Angka tersebut kini menjadi salah satu isu yang masih menjadi perdebatan dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.
  • Kuasa hukum Mawa, Erlangga, menyampaikan bahwa hingga kini belum tercapai kesepakatan mengenai jumlah yang diajukan tersebut.

Pengajuan perceraian antara Wardatina Mawa dan suaminya, Insanul Fahmi, kini memasuki tahap terbaru.

Meskipun telah melewati berbagai tahap negosiasi, hingga saat ini kedua belah pihak masih belum menemukan kesepakatan yang sepenuhnya disetujui.

Namun selama proses yang berlangsung cukup lama, keduanya disebut telah menunjukkan tanda-tanda untuk memutus hubungan pernikahan yang telah mereka bangun selama enam tahun.

Rumah tangga yang sebelumnya tampak damai kini berada di ambang perpisahan.

Ketegangan hubungan ini dikabarkan muncul akibat dugaan perselingkuhan antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli.

Isu tersebut menjadi salah satu penyebab memburuknya kondisi rumah tangga mereka hingga akhirnya mengarah pada tindakan hukum.

Sebelumnya, pada 26 Februari 2026, Wardatina Mawa secara resmi mengajukan permohonan perceraian ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara.

Tindakan itu menunjukkan bahwa hubungan mereka memang telah mencapai titik yang sangat sulit untuk dipertahankan.

Di dalam permohonan yang diajukan, Mawa juga menyertakan beberapa tuntutan biaya hidup yang merupakan bagian dari proses perceraian.

Ia mengajukan nafkah iddah senilai Rp100 juta, nafkah mut’ah berupa emas seberat 45 gram, serta nafkah anak sebesar Rp30 juta per bulan.

Nominal tersebut selanjutnya menjadi salah satu isu yang masih menjadi perdebatan dalam proses mediasi yang sedang berlangsung.

Kuasa hukum Mawa, Erlangga, menyampaikan bahwa hingga kini belum tercapai kesepakatan mengenai jumlah yang diajukan tersebut.

Insanul Fahmi sendiri dikatakan belum menyetujui seluruh permintaan yang diajukan dalam gugatan tersebut.

"Hanya saja belum ada kesepakatan mengenai besaran jumlah tuntutan yang kami ajukan pada tahap mediasi," ujar Erlangga, dilansir dari YouTube Cumicumi, Kamis (16/04/2026).

Namun, Erlangga menyangkal bahwa Insanul keberatan terhadap tuntutan nafkah yang diajukan oleh kreator konten berusia 26 tahun tersebut. Menurutnya, terdapat beberapa pertimbangan dari pengusaha asal Medan itu.

"Tetapi hal itu bukan berarti penolakan atau keberatan. Mungkin ada pertimbangan-pertimbangan yang tidak bisa mencapai kesepakatan antara apa yang diminta dengan apa yang akan disetujui," ujarnya.

Meskipun jumlah tersebut belum mendapat persetujuan, kuasa hukum menegaskan bahwa hal ini tidak berarti penolakan mutlak. Mengenai nafkah tersebut, kata Erlangga, akan dibahas dalam persidangan berikutnya.

"Maka selanjutnya akan menjadi bahan dalam persidangan," katanya. "Ada beberapa hal yang akan dipertimbangkan oleh hakim untuk menentukan besaran jumlah yang akan dikenakan," lanjutnya.

Selain itu, terkait hak asuh anak, Insanul Fahmi sepakat bahwa putra satu-satunya tinggal bersama Wardatina Mawa.

"Penetapan hak asuh telah disetujui dan diserahkan kepada istri penggugat, namun gugatan lain mengenai nafkah dan dampak dari perceraian tersebut belum mencapai kesepakatan dalam mediasi," katanya.

Anggota tim kuasa hukum Mawa yang lain, Muhamad Idrus, sebelumnya telah memberikan penjelasan mengenai tujuan dari permintaan nafkah kliennya.

Idrus mengatakan masalah nafkah diatur dalam aturan perceraian, sebagaimana seorang istri berhak memperjuangkan hak-haknya.

"Masalah nafkah oleh Mawa memang tercantum dalam aturan, sudah ada. Hak-hak perempuan yang dapat diminta yaitu uang iddah dan mut'ah sebagai tanda kenangan," kata Idrus, dilansir dari YouTube Seleb Oncam News.

Mengenai nominal Rp100 juta, Idrus mengatakan bahwa Mawa telah mempertimbangkannya hingga mencapai jumlah yang diminta.

"Perhitungannya adalah biaya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, satu hari itu berapa kali makan, seratus ribu rupiah untuk seratus hari, jadi totalnya seratus juta," ujar Idrus.

Di sisi lain, Insanul Fahmi menyampaikan keinginannya untuk menyelesaikan masalah dengan Mawa secara baik. Meskipun sudah menerima keinginan Mawa untuk berpisah, Insan tampaknya masih berharap dapat menyelesaikan permasalahan rumah tangganya dengan damai.

Hal ini disampaikan oleh pengacara Insan, Tommy Tri Yunanto.

"Mas Insanul ini masih berharap agar krisis dalam rumah tangganya dapat berakhir dengan baik," ujar Tommy, dilansir dari YouTube Insertlive, Senin (13/04/2026).

Namun demikian, Tommy memastikan pihaknya tetap mengikuti proses hukum terkait laporan Mawa mengenai dugaan perzinaan.

Mengingat perempuan yang dikenal sebagai kreator konten muslimah tersebut hingga saat ini belum mengangkat laporannya di Polda Metro Jaya.

"Jika proses hukum tetap kita lakukan sesuai dengan yang seharusnya," ujar Tommy.

Sementara Insan mengakui adanya masalah dengan Mawa yang tidak ingin terus berlarut-larut. Kini Insan memutuskan untuk bangkit dan terus melanjutkan hidupnya.

Persoalan keluarga Insan muncul setelah Mawa mengungkap dugaan perselingkuhan seorang pengusaha dengan artis Inara Rusli.

Pernikahan siri antara Insan dan Inara akhirnya terungkap; keduanya dikabarkan telah menikah sejak Agustus 2025 tanpa diketahui oleh Mawa.

Sekarang laporan Mawa mengenai perzinaan masih dalam proses di Polda Metro Jaya.

Posting Komentar untuk "Mawa Minta Anak Rp30 Juta, Insanul Fahmi Belum Sepakat Nafkah, Ada Alasan Khusus"