- Kondisi di kantor Ombudsman RI terlihat berbeda dari biasanya setelah penangkapan Ketua Ombudsman, Hery Susanto, oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Kamis (16/4).
Kegiatan karyawan tetap berlangsung, namun pengawasan di kantor Ombudsman RI yang terletak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, terlihat lebih ketat.
Pengawasan, petugas keamanan menutup pintu gerbang masuk dan keluar kendaraan.
Bahkan, setiap pengunjung yang ingin memasuki bangunan tersebut diminta untuk memberikan identitas dan tujuan kedatangannya.
Tidak ada pernyataan resmi yang terpampang di ruang umum. Namun, fokus jelas tertuju pada perkembangan kasus yang melibatkan pimpinan lembaga tersebut.
Selain itu, yang juga menarik perhatian adalah beberapa karangan bunga yang masih terlihat di depan gedung Ombudsman RI.
Bahkan, terdapat ratusan karangan bunga selamat untuk pelantikan Hery Susanto masih terpajang di sekitar gedung Ombudsman RI.
"Baru dilantik, itu bunganya masih segar," kata salah satu petugas keamanan Kejagung, Kastubi.
Ia mengakui bahwa ia pernah melihat Hery Susanto sebelum ditangkap oleh Kejagung.
Menurutnya, Hery baru saja beberapa hari melakukan serah terima jabatan dari Ketua Ombudsman sebelumnya Mokhammad Najih, pada Jumat (10/4).
"Pernah (melihat) ke sini pada hari Jumat setelah pelantikan di istana," kata Kastubi, saat diwawancarai, Kamis (16/4).
Ia mengatakan, hingga saat ini pimpinan dan juru bicara Ombudsman RI belum memberikan pernyataan apa pun terkait isu tersebut.
Sebelumnya, tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung menangkap Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, pada hari Kamis (16/4).
Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, setelah ditangkap, pimpinan tertinggi lembaga pengawas layanan publik tersebut dibawa ke Rumah Tahanan dari gedung bundar.
Hery Susanto terlihat kamera saat keluar dari kendaraan sambil mengenakan jaket tahanan berwarna merah muda dengan nomor 45.
Dengan tangan diikat dan diawasi ketat oleh petugas berpakaian seragam Korps Adhyaksa serta petugas keamanan, ia segera dibawa ke mobil tahanan.
Sampai saat ini, pihak Kejaksaan Agung belum menyampaikan informasi lengkap terkait struktur kasus yang menimpa Hery.
Namun, kehadirannya di gedung khusus penyidikan korupsi tersebut menunjukkan adanya indikasi keterlibatan dalam tindak pidana berat.
Penangkapan ini tergolong sangat mengejutkan. Mengingat, Hery Susanto adalah wajah baru dalam kepemimpinan Ombudsman RI.
Ia baru saja dilantik pada bulan April 2026 untuk masa jabatan 2026–2031 oleh Presiden, menggantikan kepemimpinan Mokhammad Najih.
Posting Komentar untuk "Ironi Ketua Ombudsman RI yang Ditangkap Saat Karangan Bunga Selamat Masih Terpajang"