zmedia

Detik-detik Yai Mim Meninggal di Kantor Polisi, Tiba-tiba Kejang dan Air Liur

Tokoh Imam Muslimin atau Yai Mim yang meninggal saat menjalani penahanan di Polresta Malang Kota menjadi perhatian masyarakat.

Yai Mim menghembuskan napas terakhirnya pada hari Senin (13/4/2026), sekitar pukul 13.45 WIB.

Sebagai informasi, Yai Mim adalah tersangka dalam kasus pelecehan seksual.

Selain itu, Yai Mim menjadi pelaku pengaduan terkait kasus pencemaran nama baik dan persekusi.

Tidak terduga, Yai Mim meninggal dunia sebelum menjalani pemeriksaan sebagai pelapor.

Kepala Dokter Kesehatan Polresta Kota Malang, dr Wiwin Indriani, menyampaikan bahwa penyebab kematian Yai Mim murni disebabkan oleh kondisi medis yang mendesak.

Wiwin mengungkapkan momen-momen saat Yai Mim meninggal di Polresta Malang Kota.

Peristiwa dimulai ketika Yai Mim berjalan dari ruang tahanan ke ruang pemeriksaan untuk diberikan kesempatan memberikan keterangan sebagai pelapor.

Sebenarnya, keadaan Yai Mim dianggap normal sebelum kejadian tersebut terjadi.

Bahkan, Yai Mim masih sempat berbicara dengan petugas.

Kondisi menjadi mencekam saat Yai Mim melalui jalan yang sedikit menanjak.

Petugas menemukan Yai Mim tiba-tiba berhenti, terlihat lemah, kemudian jatuh dalam posisi terlentang.

Wiwin mengatakan Yai Mim sempat mengalami kejang dan mengeluarkan air liur.

Akhirnya, petugas medis datang membantu Yai Mim yang tergeletak dan mengalami kejang.

Petugas segera menghubungi tim medis.

"Kurang dari dua menit, kami telah sampai di tempat kejadian dan melakukan pemeriksaan awal,

Saat dilakukan pemeriksaan, keadaan Yai Mim sudah sangat memprihatinkan.

Ia dianggap tidak menunjukkan reaksi sama sekali.

Kami panggil tetapi tidak ada tanggapan, denyut nadi juga tidak terasa.

"Secara langsung dilakukan resusitasi jantung paru (CPR) selama dua siklus, masing-masing terdiri dari 30 tekanan dada," jelasnya.

Meskipun tindakan pertolongan dilakukan sesuai dengan prosedur medis, tubuh korban tidak menunjukkan respons apa pun.

Yai Mim kemudian dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Namun ketika tiba di rumah sakit, tim medis mengumumkan bahwa yang bersangkutan telah meninggal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis lanjutan di RSSA, penyebab kematian Yai Mim adalah asfiksia, yaitu kondisi kekurangan oksigen yang tiba-tiba dan memengaruhi organ penting seperti otak serta jantung.

"Kondisi ini merupakan keadaan darurat. Ketika pasokan oksigen menurun secara signifikan, fungsi organ penting akan mengalami gangguan yang cukup parah," jelasnya.

Ibu Wiwin menambahkan, keadaan ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan kesehatan, tersedak, hingga masalah dalam sistem peredaran darah.

Berdasarkan pemeriksaan fisik di ruang jenazah RSSA, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selama masa penahanan, kondisi kesehatan Yai Mim dikatakan secara teratur diawasi.

Berdasarkan catatan kesehatan, individu tersebut mengalami perubahan tekanan darah yang tidak stabil, tetapi tidak memiliki riwayat penyakit serius.

"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan paling sedikit dua kali dalam seminggu. Hingga pemeriksaan terakhir, kondisinya masih dalam keadaan normal," tegasnya.

Posting Komentar untuk "Detik-detik Yai Mim Meninggal di Kantor Polisi, Tiba-tiba Kejang dan Air Liur"